Kebahagiaan tak dapat diraih tanpa kerja keras.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Configurasi Static Routing Menggunakan Cisco Packet Tracer



Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai ketemu lagi dengan saya, dengan postingan yang insyaAllah ber manfaat buat kita semua:D
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas cara configurasi static routing menggunakan cisco packet tracer.

Sebelum masuk ke config, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu static route.

Static Route adalah routing yang jalurnya ditentukan oleh Network Administrator ke dalam router untuk menentukan bagaimana router akna sampai ke subnet tertentu dengan menggunakan jalur tertentu.

Apasih yang dibutuhin untuk membuat configurasi static routing ini? Ya yang pasti si ya kita harus punya Cisco Packet Tracernya:D

Langsung ke langkah-langkahnya saja yuuuk:

  • Gambar dibawah ini merupakan contoh topologi yang saya buat
Keterangan :
  • Dari router satu ke router lain harus terhubung dengan satu kabel dan satu network.

1. KONFIGURASI ROUTER
  • Router 1
Pertama-tama yang kita lakukan adalah masuk ke konfigurasi router terlebih dahulu. Untuk masuk ke konfigurasi gunakan perintah "conf t"
Kemudian masukan perintah-perintah selanjutnya seperti line vty, login local, mengganti hostname, memasukkan username dan password dan ip address yang digunakan. 

Lakukanlah konfigurasi pada router lainnya seperti pada gambar dibawah ini

Keterangan :

  • enable/en digunakan untuk masuk ke dalam previledge mode
  • conf t digunakan untuk masuk ke bagian konfigurasi
  • line vty 0 4 yang digunakan untuk menentukan berapa remote komputer yang boleh meremote router tersebut
  • login local digunakan untuk mengaktifkan pengecekan password
  • enable secret cisco digunakan untuk memberi kunci 
  • username cisco password cisco digunakan untuk mengatur username dan password 
  • hostname digunakan untuk mengganti nama perangkat.router
  • int adalah perintah untuk masuk ke interface tertentu 
  • ip addr digunakan untuk memasukkan atau mengatur ip address dan perintahnya 
  • no shut atau no shutdown digunakan untuk mengaktifkan interface

2. KONFIGURASI IP ROUTE

Konfigurasikan ip route menggunakan perintah "ip route= (ip network-netmask-ip yang akan dijadikan jalur pengirim"

  • Router 1

  • Router 2

  • Router 3

  • Router 4


3. Pengecekan Routing Table 

Untuk melihat Routing table gunakan perintah "sh ip route"




Keterangan : 
C : connected atau kabel
S : static atau jalur yang didaftarkan


4. Tahap Ping

Untuk membuktikan apakah topologi yang kita buat berhasil atau tidak cobalah untuk ping router, bila berhasil, hasilnya akan seperti pada gambar dibawah ini, bila tidak berhasil berarti ada masalah dibagian ip addres atau yang lainnya.



Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai static routing. Bila ada kesalahan mohon dimaafkan. Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb



0

0 komentar:

Posting Komentar